find us on

Senin, 22 Apr 2013 | 01:23 wib
Tupai -Tupai Papua di Palembang

SUgar Glider. Foto Telegraph

AdaTerus.com - Tren memelihara Sugar glider atau Petaurus breviceps kini merambah Palembang. Sedikiynya 60 orang anggota komunitas pecinta hewan jenis tupai pohon kecil dan berkantung itu aktif berkumpul rutin dengan membawa piaraannya.

"Biasanya, selain berbagi informasi perawatan sugar glider mereka juga melakukan transaksi jual beli hewan berkantung itu," kata Koordinator Komunitas Pencinta Sugar Glider Indonesia Palembang Basyuni. Kadang mereka juga berkegiatan sosial.

Meskipun banyak peminat sugar glider di Palembang, namun sampai kini belum ada yang mengembangbiakan binatang itu.
Binatang itu masih didatangkan dari Pulau Jawa sehingga harganya pun masih relatif tinggi.

Harga sugar glider bervariasi tergantung ukuran dan corak bulunya. Di Palembang Sugar glider paling murah dibanderol Rp800.000 per ekor dengan usia sekitar satu bulan. Sugar glider di atas lima bulan dan bercorak putih coklat atau dikenal dengan bule harganya bisa mencapai Rp20 juta per ekor.

Sugar glider adalah sejenis tupai pohon dengan ukuran badan 24-30 cm dengan berat 4-6 ons. Asalnya dari belantara Papua, Tasmania Australia, Papua Nugini. Jari-jari kakinya besar pada kaki belakang yang berfungsi membantu berpegangan pada cabang pohon.

Di antara pergelangan tangan dan kaki sugar glider terdapat bulu atau membran yang disebut Patagium. Saat Sugar glider membentangkan tangan dan kaki, patagium ini akan tampak seperti sayap yang membuatnyha melayang di udara

Ayu (20) pencinta sugar glider di Palembang sejak setahun lalu bercengkerama dengan binatang kecil yang unik itu. Dia mengatakan, ajang kumpul sugar glider tidak hanya sebatas bertukar pikiran dalam memelihara binatang itu,

Komunitas juga secara aktif melakukan bakti sosial dengan mendatangi panti asuhan. Kegiatan itu, sebagai langkah untuk mendorong timbulnya rasa sosial dari kaum muda yang kebetulan pencinta sugar glider. (ant)


Disunting Oleh : Raden

Berita Terkait

Bentrok di Batam, TNI Polri Berebut Bisnis Hitam?
Ketahuan Malak, Dua Okem Kampung Ditelanjangi Warga
Peringatan 10 Tahun Tsunami Dihadiri 24 Negara
Cara Berpikir Soal Jiwa Korsa Harus Diubah
Pertamina Diminta Pemerintah Kelola Blok Mahakam
Pemprov Desak BPN Terbitkan Sertifikat Taman BMW
http://www.adaterus.com/assets/banner/HR2.gif
Artikel lainnya
Ada Waria di Demo Buruh
Karnaval Kemerdekaan Anak Pedalaman Papua
(x)
Download Aplikasi AdaTerus.com
©2013 ADATERUS.com - All rights reserved. Tentang Kami | Info Iklan | Hubungi Kami | Ketentuan Layanan